
<div id="id_57f8bdee542c30943515248" class="text_exposed_root text_exposed">
<p>Ya, ada satu hal yang sangat mereka benci, yaitu <span style="text-decoration: underline;">bila anda menjadi seorang muslim yang benar-benar paham agama anda dan loyal kepada agama anda</span>.</p>
<p>Karena itu untuk melawan kebencian orang kafir bukan dengan cara berteriak, atau membuat huru-hara, namun sujudlah dengan <em>khusyu</em>‘ kepada Allah <em>Ta’ala</em>, atau lantunkanlah ayat-ayat al Qur’an dengan penuh penghayatan, atau hadirilah kajian-kajian yang mengajak anda memurnikan Islam an<span class="text_exposed_show">da, atau tutuplah aurat istri dan anak anak anda, dan demikian seterusnya.</span></p>
<div class="text_exposed_show">
<p>Walau anda diam seribu bahasa, namun anda tekun mempelajari dan mengamalkan Islam yang murni, bukan Islam yang masuk angin karena telah dibawa ka alam JIN, niscaya orang-orang kafir murka dan sekaligus gentar.</p>
<p>Sobat, sadarilah sejatinya mereka bukan benci kepada wajah anda yang tampan atau cantik jelita, tidak pula benci kepada rasa anda sebagai orang jawa atau sunda atau lainnya, tidak pula karena anda kaya atau pandai.</p>
<p>Satu hal yang menjadikan mereka murka dan benci kepada anda ialaha karena anda hanya sudi mengabdi kepada Allah <em>Ta’ala</em> semata, dan hanya mau meneladani sunnah Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> semata, jauh dari budaya yang menyimpang atau rekayasa tangan manusia. SImak dan camkan firman Allah <em>Ta’ala</em> berikut:</p>
<p style="text-align: right;">قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ هَلْ تَنقِمُونَ مِنَّا إِلاَّ أَنْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلُ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَاسِقُونَ</p>
<p>“<em>Katakanlah: “Hai Ahli kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik?”</em>” (QS. Al Maidah: 59).</p>
<p>Dahulu, Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dan sahabatnya dimusuhi, dibenci, diusir dan diperangi juga karena alasan yang sama, enggan mengakui sesembahan selain Allah <em>Ta’ala</em>, baik yang berupa manusia semisal nabi Isa alaihissalam, atau bebatauan atau pepohonan atau hewan atau lainnya.</p>
<p style="text-align: right;">الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِن دِيَارِهِمْ بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّا أَن يَقُولُوا رَبُّنَا اللَّهُ</p>
<p>“<em>Orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah”</em>” (QS. Al Hajj: 40).</p>
<p>Jadi, kalau anda ingin membalas kejahatan dan melawan mereka, maka hanya ada satu cara yaitu murnikan ibadah anda hanya kepada Allah Ta’ala dan satukan panutan anda hanya Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>. Dan hanya dengan ini pula anda akan berjaya.</p>
<p>Sobat! Mari dengan pekikkan takbir <em>ALLAHU AKBAR</em> kita kobarkan tauhid dan singkirkan syirik.</p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Ust. Dr. Muhammad Arifin Baderi</p>
<p>Artikel Muslim.or.id</p>
</div>
</div>
 