
<p><span lang="id-ID">Ada pertanyaan yang masuk, apakah tanda kiamat adalah membesarnya bulan? Semisal fenomena </span><span lang="id-ID"><i>supermoon</i></span><span lang="id-ID">? Jawabannya adalah bulan yang besar seperti </span><span lang="id-ID"><i>supermoon</i></span><span lang="id-ID"> bukanlah tanda kiamat karena </span><span lang="id-ID"><i>supermoon</i></span><span lang="id-ID"> adalah fenomena alami yang berulang sejak dahulu kala, terjadi karena merupakan fase jarak terdekat bumi dengan bulan. Akan tetapi terdapat beberapa hadits yang konteksnya menjelaskan bahwa salah satu tanda kiamat adalah “membesarnya hilal bulan”. </span></p>
<p><span lang="id-ID">Hadits pertama:</span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-family: Arial;"><span lang="ar-SA">مِن اقْتِرابِ السَّاعَةِ انتِفَاخُ الأهِلَّةِ</span></span></p>
<p>“<span lang="id-ID"><em>Di antara tanda dekatnya kiamat adalah membesarnya hilal bulan</em>“[1. HR. Thabrani dalam Al-Kabir 10/198, dishahihkan AL-Albani dalam <em>Shahihul Jami’</em> no. 5774].</span></p>
<p><span lang="id-ID">Hadits kedua:</span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-family: Arial;"><span lang="ar-SA">إن من أمارات الساعة أن يرى الهلال لليلة، فيقال</span></span>: <span style="font-family: Arial;"><span lang="ar-SA">لليلتين</span></span></p>
<p>“<span lang="id-ID"><em>Di antara tanda kiamat adalah hilal bulan terlihat pada waktu malam pertama tetapi dikatakan sebagai hilal malam kedua (karena terlihat lebih besar, pent)</em>“[2. HR. Thabrani dalam Al-Ausath no. 9376, dihasankan oleh Al-Albani dalam <em>Shahihul Jami’</em> no. 5775].</span></p>
<p><span lang="id-ID">Maksud dari hadits ini adalah hilal bulan yaitu munculnya bulan pada pertama kalinya, terlihat membesar sehingga orang yang melihatnya menyangka itu sudah malam kedua. Sebagaimana kita ketahui bahwa bulan akan terlihat semakin membesar dari awal munculnya sampai bulan purnama.</span></p>
<p><span lang="id-ID">Al-Jazari </span><span lang="id-ID"><i>rahimahullah</i></span><span lang="id-ID"> menjelaskan,</span></p>
<p style="text-align: right;"><span lang="ar-SA">المعنى؛ أي</span>: “<span lang="ar-SA">عِظمها؟، ورجل منتفخ، ومنفوخ؛ أي</span>: <span lang="ar-SA">سمين</span></p>
<p>“<span lang="id-ID">Makna hadits yaitu membesarnya (hilal bulan), sebagaimana istilah “rajulun muntafikhun wa manfukh” yaitu laki-laki yang gemuk (membesar)”[3. <em>An-Nihayah</em> 5/89].</span></p>
<p><span lang="id-ID">Dewan Fatwa Islamweb menjelaskan,</span></p>
<p style="text-align: right;" align="justify"><span lang="ar-SA">ظهور الهلال منتفخاً كبيرا في أول ليلة من الشهر كأنه ابن ليلتين</span></p>
<p>“<span lang="id-ID">Nampaknya hilal mengembang membesar pada malam pertama awal bulan seolah-olah seperti malam kedua”[4. Sumber: <a href="http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&amp;Option=FatwaId&amp;Id=37498">http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&amp;Option=FatwaId&amp;Id=37498</a>].</span></p>
<p><span lang="id-ID">Demikian semoga bermanfaat.</span></p>
<p>***</p>
<p><span lang="id-ID">@Yogyakarta Tercinta</span></p>
<p><span lang="id-ID">Penyusun: dr. Raehanul Bahraen</span></p>
<p><span lang="id-ID">Artikel Muslim.or.id</span></p>
<div id="sdfootnote1">
<p><a class="sdfootnotesym" href="#sdfootnote1anc" name="sdfootnote1sym"></a></p>
</div>
<div id="sdfootnote4">____</div>
 