
<p><strong>TUHANKU ADALAH ALLAH</strong></p>
<p>Allah <em>Ta’ālā</em> berfirman,</p>
<p><strong>يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ</strong></p>
<p><em>“Hai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa.”</em>[Al-Baqarah/2: 21]</p>
<p>Allah <em>Ta’ālā</em> juga berfirman,</p>
<p><strong>هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ </strong></p>
<p><em>“Dialah Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.”</em>[Al-Ḥasyr/59: 22]</p>
<p>Allah <em>Ta’ālā</em> juga berfirman,</p>
<p><strong>لَيْسَ كَمِثْلِهٖ شَيْءٌ ۚوَهُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ</strong><strong> </strong></p>
<p>“<em>Tidak ada sesuatu pun yang semisal dengan-Nya, dan Dialah Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat.</em>“[Asy-Syūrā/42: 11]</p>
<p>Allah adalah Tuhanku dan Tuhan segala sesuatu, Maha Memiliki, Maha Pemberi rezeki, dan Maha Pengatur segala sesuatu.Dialah satu-satunya yang berhak untuk diibadahi, tidak ada tuhan selain-Nya, dan tidak ada sembahan yang hak kecuali Dia.</p>
<p>Dia memiliki nama-nama yang indah dan sifat-sifat luhur yang Dia tetapkan untuk diri-Nya serta yang ditetapkan oleh Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nama-nama dan sifat-sifat-Nya ini berada di puncak kesempurnaan dan keindahan. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.</p>
<p>Di antara nama-nama indah-Nya adalah:</p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td width="308">
<p>–        Ar-Razzāq (Maha Pemberi Rezeki)</p>
</td>
<td width="308">
<p>–        Ar-Raḥmān (Maha Pengasih)</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="308">
<p>–        Al-Qadīr (Mahakuasa)</p>
</td>
<td width="308">
<p>–        Al-Malik (Maharaja)</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="308">
<p>–        As-Samī’ (Maha Mendengar)</p>
</td>
<td width="308">
<p>–        As-Salām (Mahasejahtera)</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="308">
<p>–        Al-Baṣīr (Maha Melihat)</p>
</td>
<td width="308">
<p>–        Al-Wakīl (Maha Memelihara)</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="308">
<p>–        Al-Khāliq (Maha Pencipta)</p>
</td>
<td width="308">
<p>–        Al-Laṭīf (Mahalembut)</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="308">
<p>–        Al-Kāfī (Maha Mencukupi)</p>
</td>
<td width="308">
<p>–        Al-Gafūr (Maha Pengampun)</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p> </p>
<ol>
<li>Ar-Razzāq: Penjamin seluruh rezeki para hamba yang menjadi penopang kehidupan rohani dan jasmani mereka.</li>
<li>Ar-Raḥmān: Pemilik rahmat yang luas lagi besar, yang meliputi segala sesuatu.</li>
<li>Al-Qadīr: Pemilik kekuasaan sempurna yang tidak dihinggapi kelemahan dan keletihan.</li>
<li>Al-Malik: Penghimpun sifat-sifat keagungan, kekuasaan, dan pengaturan, serta pemilik segala sesuatu dan pemeliharanya.</li>
<li>As-Samī’: Yang mengetahui semua suara, baik yang lirih maupun yang keras.</li>
<li>As-Salām: Yang suci dan selamat dari semua kekurangan, cacat, dan aib.</li>
<li>Al-Baṣīr: Pemilik penglihatan yang meliputi segala sesuatu sekalipun halus dan kecil, kuasa untuk melihat dan mengetahui segala sesuatu, meskipun yang tersembunyi.</li>
<li>Al-Wakīl: Penjamin seluruh rezeki makhluk-Nya; Pemelihara semua kemaslahatan mereka; Pembela para wali-Nya dengan memberikan kemudahan untuk mereka dan mencukupkan urusan mereka.</li>
<li>Al-Khāliq: Pencipta dan pembuat segala sesuatu tanpa ada contoh sebelumnya.</li>
<li>Al-Laṭīf: Yang memuliakan hamba-hamba-Nya, menyayangi mereka, serta memberikan apa yang mereka minta.</li>
<li>Al-Kāfī: Pemberi kecukupan pada semua hamba-Nya di semua aspek kebutuhan mereka; Yang dengan inayat-Nya seseorang tak lagi memerlukan inayat selain-Nya; Dialah satu-satu-Nya yang dibutuhkan tanpa selain-Nya.</li>
<li>Al-Gafūr: Pelindung dan penjaga hamba-hamba-Nya dari keburukan dosa mereka dan tidak menyiksa mereka karenanya.</li>
</ol>
<p>Seorang muslim hendaklah merenungkan berbagai keajaiban ciptaan Allah serta bagaimana Allah memudahkannya. Di antaranya, perhatian makhluk kepada anak-anaknya yang kecil berupa keseriusan untuk memberinya makan serta perhatian hingga mampu mandiri. Mahasuci Allah yang menciptakannya dan Yang Mahalembut kepadanya. Di antara yang menunjukkan kelembutan-Nya ialah Dia menyiapkan untuk makhluk-Nya segala sesuatu yang akan membantu dan memperbaiki keadaannya meskipun ia adalah makhluk yang serba kekurangan.</p>
<p>[Disalin dari <strong>PANDUAN RINGKAS UNTUK MUALAF</strong><strong> </strong>Penulis Muhammad bin Asy-Syaibah Asy-Syahriy,  Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah. IslamHouse.com 1441 H – 2020 M]</p>


<p></p>
 