
<p><iframe loading="lazy" src="http://www.youtube.com/embed/3lNeKxuuqUo?rel=0" frameborder="0" width="480" height="270"></iframe></p>
<h2>Video Tuntunan Shalat Nabi – Bab Membaca Ta’awudz dan Basmalah</h2>
<p><!--more--><br>
Pada seri <a title="tuntunan bacaan sholat nabi" href="http://carasholat.com/tuntunan-bacaan-sholat-bacaan-taawudz-dan-basmalah" target="_blank"><strong>tuntunan bacaan sholat nabi</strong></a> ini, saatnya kita memasuki pada bab <strong>membaca ta’awudz dan basmalah</strong>. Berikut ini kami memberikan keterangan dari <a title="video tutorial" href="http://youtu.be/3lNeKxuuqUo" target="_blank"><strong>video tutorial</strong></a> diatas, agar mempermudah Anda untuk memahami dan mengamalkannya:</p>
<p><strong>1.</strong> Ta’awudz dibaca pelan baik makmum, imam, maupun orang yang shalat sendirian dan dibaca <strong><span style="color: #0000ff;">sebelum membaca Al-fatihah</span> (<span style="color: #ff0000;">sesudah</span> membaca <a title="doa iftitah" href="http://carasholat.com/bacaan-sholat-membaca-doa-iftitah/" target="_blank">doa iftitah</a>)</strong></p>
<p><strong>2.</strong> Ta’awudz dibaca pada setiap rakaat shalat. Demikian menurut pendapat yang lebih benar dalam madzhab Syafi’i. Dan ini berdasarkan firman Allah yang artinya: “<em>Jika kamu hendak membaca al Qur’an maka mintalah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.”</em> (QS. An Nahl: 98)</p>
<p><strong>3.</strong> Macam-macam bacaan ta’awudz:</p>
<p><strong>Bacaan Ta’awudz jenis pertama</strong></p>
<p class="arab">أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ ، مِنْ هَمْزِهِ و نَفْخِهِ وَ نَفْثِهِ<strong></strong></p>
<p><em>A-‘uudzu bil-laahi minas syai-thaanir ra-jiim min ham-zihii wa naf-khi-hii wa naf-tsih</em> (HR. Abu Daud dan disahihkan Al Albani).</p>
<p><strong>BacaanTa’awudz jenis kedua</strong><strong></strong></p>
<p class="arab">أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ<strong></strong></p>
<p><em>A-‘uudzu bil-laahis samii-‘il ‘a-lii-mi minas syai-thaa-nir ra-jiim min hamzi-hii wa naf-khi-hii wa naf-tsih</em> (HR. Turmudzi dan disahihkan Al Albani).</p>
<p><strong>4.</strong> Setelah membaca ta’awudl, beliau membaca basmalah dengan suara lirih,</p>
<p class="arab">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ</p>
<p>(HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<h3>Kesalahan bacaan sholat terkait membaca ta’awudz dan basmalah</h3>
<p><strong>1.</strong> Tidak membaca ta’awudz pada setiap rakaat</p>
<p><strong>2.</strong> Membaca ta’awudz sebelum <em>takbiratul ihram</em> (sebelum mulai shalat). Padahal yang benar, ta’awudl dibaca SEBELUM membaca Al Fatihah bukan sebelum memulai shalat.</p>
<p><strong>3.</strong> Selalu mengeraskan <strong>bacaan basmalah</strong> ketika menjadi imam. Karena menurut riwayat yang shahih, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> membaca basmalah dengan suara lirih.</p>
<p>Sedangkan riwayat yang menyebutkan  bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> membaca basmalah dengan keras adalah riwayat yang lemah, sehingga tidak bisa dijadikan dalil.syaikhul Islam mengatakan: “Senantiasa mengeraskan bacaan basmalah (ketika menjadi imam) adalah bid’ah, menyelisihi petunjuk Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>. Sedangkan hadis-hadis yang secara tegas menyebutkan bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengeraskan bacaan basmalah adalah hadis palsu.” (Taudlihul Ahkam 2/194).</p>
<p><strong>Artikel <a title="video tutorial tuntunan sholat dan bacaan sesuai sunnah" href="http://carasholat.com/t" target="_blank">www.CaraSholat.com</a></strong></p>
<p><strong>Tags populars:</strong> tuntunan sholat, lupa sholat, cara sholat, video cara sholat, belajar sholat, <strong>bacaan sholat.</strong></p>
<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content --> 