
<p>Syaikh Sholih Al Munajjid <em>hafizhohullah</em> ditanya, “Apakah boleh menunaikan shalat tarawih dua jam sebelum adzan shubuh atau semisal itu? Ataukah mesti mengerjakannya langsung setelah Isya’?”</p>
<p>Beliau <em>hafizhohullah </em>menjawab,</p>
<p>Waktu shalat tarawih adalah setelah shalat Isya’ hingga terbit fajar, boleh menunaikan di antara waktu tersebut.</p>
<blockquote><p>An Nawawi <em>rahimahullah </em>dalam <em>Al Majmu’</em> mengatakan, “Waktu shalat tarawih adalah dimulai selepas menunaikan shalat Isya’. Demikian disebutkan pula oleh Al Baghowi dan selainnya. Dan sisanya sampai waktu Shubuh.”</p></blockquote>
<p>Akan tetapi jika seseorang melakukannya di masjid dan menjadi imam, maka hendaklah ia mengerjakan shalat tarawih tersebut setelah shalat Isya’. Janganlah ia akhirkan hingga pertengahan malam atau akhir malam supaya tidak menyulitkan para jama’ah. Karena dikhawatirkan jika dikerjakan di akhir malam, sebagian orang dapat luput karena ketiduran. Shalat tarawih di awal malam inilah yang biasa di lakukan kaum muslimin (dari masa ke masa). Kaum muslimin senatiasa mengerjakan shalat tarawih setelah shalat Isya’ dan tidak diakhirkan hingga akhir malam.</p>
<p>Ibnu Qudamah dalam <em>Al Mughni</em> menyebutkan, “Ada yang menanyakan pada Imam Ahmad: Bolehkah mengakhirkan shalat tarawih hingga akhir malam?”</p>
<p dir="RTL" align="center"><span style="font-size: 14pt;">لا , سُنَّةُ الْمُسْلِمِينَ أَحَبُّ إلَيَّ</span></p>
<p>“<strong><em>Tidak. Sunnah kaum muslimin (di masa ‘Umar) lebih aku sukai</em></strong>,” jawab Imam Ahmad. [Sejak masa ‘Umar shalat tarawih biasa dilaksanakan di awal malam. Inilah yang berlaku dari masa ke masa. -pen]
</p>
<p>Adapun jika seseorang ingin melaksanakan shalat di rumahnya (seperti para wanita, pen), maka ia punya pilihan. Ia boleh melaksanakan di awal malam, ia pun boleh melaksanakannya di akhir malam.</p>
<p>Wallahu a’lam.</p>
[Diterjemahkan secara bebas dari Fatwa Al Islam Sual wa Jawab, no. 37768, link <a href="http://islamqa.com/ar/ref/37768">http://islamqa.com/ar/ref/37768</a>]
<p>Jika kita telah mengerjakan shalat tarawih di awal malam lantas ditutup shalat witir, bolehkah kita mengerjakan shalat sunnah lagi di akhir malam? Silakan baca jawabannya: <span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/shalat/setelah-shalat-witir-bolehkah-shalat-sunnah-lagi-472" target="_blank" rel="noopener">Setelah Shalat Witir, Bolehkah Shalat Sunnah Lagi?</a></strong></span></p>
<p> </p>
<p>Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Artikel <a href="http://www.rumaysho.com/">www.rumaysho.com</a></p>
 