
<p>Ada dua tempat lagi yang kita dianjurkan untuk bershalawat pada Nabi, yaitu pada hari Jum’at dan pada saat berdiri dari majelis.</p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #ff0000;">16- Pada hari jumat</span></h4>
<p>Di antara waktu terbaik lagi untuk bershalawat adalah pada hari Jum’at.</p>
<p>Dari Abu Umamah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً</p>
<p>“<em>Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.</em>” (HR. Al-Baihaqi dalam Sunan Al-Kubra. Dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, Syaikh Al-Albani menyatakan bahwa hadits ini <strong><em>hasan lighairihi</em></strong> ‘hasan dilihat dari jalur lain’)</p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #ff0000;">17- Ketika berdiri dari majelis</span></h4>
<p>Dari ‘Abdurrahman bin Abu Hatim, ia berkata bahwa telah menceritakan padanya Abu Sa’id bin Yahya bin Sa’id Al-Qatthan, telah menceritakan padanya ‘Utsman bin ‘Umar, ia berkata bahwa ia mendengar Sufyan bin Sa’id tak terhitung jumlahnya ketika berdiri dari majelis, ia mengucapkan,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">صَلَّى اللهُ وَمَلاَئِكَتُهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَنْبِيَاءَ اللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ</p>
<p>“<em>Semoga Allah memberi shalawat (rahmat) pada Muhammad, begitu pula malaikat-Nya pada  beliau, juga pada nabi Allah dan malaikat-Nya.</em>” (Disebutkan oleh As-Sakhawi dalam <em>Al-Qaul Al-Badi’</em>, hlm. 384. Ia berkata bahwa riwayat tersebut dikeluarkan oleh Ibnu Abi Hatim dan An-Numairi)</p>
<p>Yang didapati dalam masalah ini hanyalah atsar. <em>Wallahu a’lam.</em></p>
<p> </p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #0000ff;">Referensi:</span></h4>
<p><em>Jalaa’ Al-Afham fii Fadhli Ash-Shalah wa As-Salaam ‘ala Muhammad Khoir Al-Anam. </em>Cetakan kedua, 1432 H. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Penerbit Dar Ibnu Katsir.</p>
<p><em>Jalaa’ Al-Afham fii Fadhli Ash-Shalah wa As-Salaam ‘ala Muhammad Khoir Al-Anam. </em>cetakan ketiga, tahun 1433 H. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Penerbit Dar ‘Alam Al-Fawaid.</p>
<p>—</p>
<p><a href="https://darushsholihin.com/">@ DS, Panggang, Gunungkidul</a>, malam 13 Safar 1438 H</p>
<p>Oleh: <a href="http://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p><a href="http://rumaysho.com/">Rumaysho.Com</a>, Channel Telegram @RumayshoCom, @DarushSholihin, @RemajaIslam</p>
<p>Biar membuka Rumaysho.Com mudah, downloadlah aplikasi Rumaysho.Com lewat Play Store <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=sms.com.rumaysho"><strong>di sini</strong></a>.</p>
 